PB Pertacami Antar Indonesia Raih 7 Medali di Kejuaraan MMA Asia 2026, Pastikan Langkah ke Asian Games dan AIMAG

editor 30 May 2026
30 May 2026 | By editor | Achievement
AMMA Youth Championship 2026

Jakarta, Mei 2026 — Pengurus Besar Persatuan Tarung Campuran Indonesia (PB Pertacami) mencatat capaian penting di panggung internasional setelah Tim Nasional Mixed Martial Arts (MMA) Indonesia sukses membawa pulang tujuh medali dari dua kejuaraan Asia yang berlangsung di Tashkent, Uzbekistan. Hasil ini sekaligus memastikan langkah Indonesia menuju dua agenda multievent terbesar Asia, yakni Asian Games 2026 di Jepang dan Asian Indoor and Martial Arts Games (AIMAG) 2026 di Riyadh, Arab Saudi.

Keberhasilan tersebut diraih melalui partisipasi tim nasional pada 2nd AMMA Youth Championship 2026 yang berlangsung pada 18–20 Mei 2026 serta 4th AMMA Championship 2026 pada 22–24 Mei 2026. Kedua turnamen ini menjadi bagian penting dalam kalender kompetisi MMA Asia sekaligus arena pembuktian perkembangan pembinaan atlet Indonesia di bawah naungan PB Pertacami.

Dari total raihan, Indonesia membawa pulang tujuh medali, terdiri dari satu medali emas, satu medali perak, dan lima medali perunggu, yang diraih oleh atlet junior dan senior pada nomor Modern MMA maupun Traditional MMA.

Medali emas dipersembahkan oleh Novia Pesik pada nomor Modern MMA 49 kg putri, setelah tampil konsisten sepanjang turnamen dan menunjukkan perkembangan signifikan dari sisi teknik maupun strategi pertandingan.

Sementara itu, medali perak berhasil diraih Lukas Oliver Lubis Sedlak di nomor Traditional MMA 65 kg putra kategori U18, memperlihatkan daya saing atlet muda Indonesia di level Asia.

Lima medali perunggu lainnya disumbangkan oleh:

  • Manayra Maritza Hersianti Siagian — Modern MMA 50 kg putri (U18)
  • Vallensia Fahira Hotmauli — Modern MMA 54 kg putri
  • Dwi Ani Retno Wulan — Traditional MMA 54 kg putri
  • Panca Julian Saputra — Traditional MMA 60 kg putra
  • Ananda Wahyu Setyo Prabowo — Traditional MMA 77 kg putra

Ketua Umum PB Pertacami, Tommy Paulus Hermawan, menyampaikan apresiasi atas perjuangan seluruh atlet, pelatih, dan ofisial yang telah menjalani kompetisi dengan disiplin tinggi serta semangat membawa nama Indonesia di tingkat internasional.

“Kami bersyukur atas hasil yang dicapai tim nasional di Uzbekistan. Para atlet menunjukkan perkembangan yang positif, baik dari kesiapan fisik, ketahanan bertanding, maupun kualitas teknik yang semakin matang. Hasil ini menjadi indikator bahwa proses pembinaan yang kami jalankan berada di jalur yang tepat,” ujar Tommy.

Menurut Tommy, pencapaian di Uzbekistan tidak hanya dipandang sebagai hasil kompetitif semata, melainkan bagian dari proses besar membangun ekosistem pembinaan MMA Indonesia yang berkelanjutan dan kompetitif di level Asia.

PB Pertacami menilai perkembangan atlet Indonesia terlihat semakin menjanjikan, khususnya pada aspek transisi teknik dari striking ke grappling, penguasaan tempo pertandingan, pengambilan keputusan di dalam laga, serta kemampuan beradaptasi menghadapi karakter lawan dari berbagai negara.

Lebih dari sekadar capaian medali, 4th AMMA Championship 2026 memiliki arti strategis karena menjadi babak kualifikasi terakhir menuju Asian Games 2026 di Jepang dan AIMAG 2026 di Riyadh. Dengan hasil yang diperoleh di Uzbekistan, Indonesia dipastikan berhasil mengamankan langkah menuju dua multievent penting tersebut.

Keberhasilan ini juga menjadi momentum penting bagi perkembangan MMA nasional, mengingat Indonesia menjadi salah satu negara Asia Tenggara yang mampu bersaing di jajaran atas kompetisi Asia dan terus menunjukkan konsistensi peningkatan performa dalam beberapa tahun terakhir.

Setibanya di Indonesia, kontingen disambut jajaran pengurus PB Pertacami di Bandara Internasional Soekarno-Hatta sebagai bentuk apresiasi atas perjuangan mereka selama kompetisi.

Ke depan, PB Pertacami akan memanfaatkan hasil dari Uzbekistan sebagai bahan evaluasi sekaligus dasar penyusunan program lanjutan menuju agenda internasional berikutnya, termasuk persiapan menuju Asian Games 2026, AIMAG 2026, GAMMA Continental Championships, hingga GAMMA World Championships 2026.

PB Pertacami optimistis bahwa melalui pembinaan berjenjang, pendekatan sport science, serta kompetisi yang konsisten, Indonesia memiliki peluang besar untuk semakin diperhitungkan sebagai salah satu kekuatan baru MMA amatir di kawasan Asia.

Dengan semangat pembinaan jangka panjang dan dukungan seluruh elemen olahraga nasional, PB Pertacami berkomitmen terus mendorong atlet-atlet Indonesia agar mampu mengharumkan nama bangsa di panggung internasional.